Read & Review


.

Assalamu'alaikum wr.wb.
Halo! Jumpa lagi dengan saya di post ini hehehe. Title post saya adalah 'Read & Review', kira-kira bakal bahas apa di post kali ini? Hehe boleh langsung dibaca :)
Sebelumnya, temen-temen yang  hobi baca pasti tau Goodreads. Goodread adalah situs web/aplikasi untuk membuat list buku apa saja yang sudah kita baca, sedang dibaca dan ingin kita baca. Selain itu, goodreads ini juga untuk memberi rate pada buku yang kita baca dan mereviewnya.

Beberapa waktu lalu, saya membuka akun goodreads untuk update buku yang saya baca, dan mencari sinopsis buku yang membuat saya penasaran hehehe, lalu saya baca review review goodreaders lain yang sudah baca buku tersebut dan ada salah satu review yang mengusik saya (padahal saya bukan authornya wkwkwk). Singkat cerita goodreaders ini kecewa dengan novel yang dia baca, isi dari buku itu  jauh dari ekspetasinya. Alhasil reviewnya berisikan kritik yang 'to-the-point' kalau dia sangat amat kecewa, mungkin authornya kurang terima atau lagi badmood lalu review tersebut di komen sama authornya *jengjeng* temen-temen pasti tau ujungnya apa.... Dan hal itu diperparah dengan komen dari readers lain. Hadheuh -,-"

Terus apa maksud kamu bikin post ini? Jadi begini temen-temen, maksud saya adalah saat kita mengkritik kita juga harus pandai dalam memilah kata. Memang, saat buku itu sudah beredar di pasaran sang author harus siap menerima segala kritik dan komentar dari tiap pembaca dengan komentar yang berbeda-beda. Tapi, ada baiknya kita mengkritik dengan kata yang lebih 'halus' dan tidak membuat orang tersinggung sekalipun kita sudah kecewa. Saya juga pernah mengalami hal ini, membaca buku dengan tema yang ternyata saya tidak sukai dan jauuhh dari ekspetasi. Tapi saya sadar bahwa itu hak penulis untuk menyampaikan apa yang ia ingin tulis karena penulis tersebut pasti sudah tau 'resikonya'. Dan juga saya disadarkan bahwa sesuatu itu pasi ada hikmahnya. Saya mungkin kecewa, tapi di dalam buku yang tebal itu pasti ada amanat lain yang terkandung. Jangan sampai kita kecewa sehingga membuat kita menutup mata dengan tidak melihat kelebihan lain yang ternyata ada.

Pendapat orang kan beda-beda. Suka-suka dong mau ngasih kritik kaya gimana. Betul, tapi coba deh kalau kita diposisi sang penulis. Pasti nggak enak digituin.
Ini juga bukan sepenuhnya salah pembaca, seperti yang sudah saya sampaikan diatas bahwa penulis juga harus siap dengan segala resiko yang akan dia dapat sehingga mungkin penulis harus bisa meladeni pembaca yang kritis dengan lebih bijak sehingga antara penulis dan pembaca tidak menimbulkan keributan yang merugikan bagi dua belah pihak iu sendiri :(

Sehabis saya kirim postingan ini mungkin saya bakal dihajar habis-habisan, atau bukan mungkin lagi, tapi emang bener-bener dihajar *ampun*. Saya tidak bermaksud menyalahkan pembaca atau penulis, saya hanya prihatin melihat pembaca dengan penulis malah 'ribut'. Sedih melihatnya :(
Saya hanya teringat kata guru Bahasa Indonesia saya, 'boleh saja kita mengkritik, tetapi lebih baik memberi kritik yang membangun supaya orang yang bersangkutan bisa tau letak kesalahannya ada dimana, kekurangannya ada dimana. Begitu.' Hehehe love you bu :*

Saya tidak berm
aksud untuk menggurui disini, hanya menyampaikan pendapat saja. Saya mengerti bahwa pemikiran dan pendapat tiap orang berbeda-beda, tipe pembaca pun berbeda-beda. Mohon maaf bila ada pihak yang kurang berkenan, ini juga menjadi pembelajaran dan pengingat bagi diri saya sendiri ko :)
Mari kita sama-sama menjadi orang yang lebih baik lagi, satu kebaikan akan berbuntut pada kebaikan yang lain *apaini* See you in another post XD
Wasalamu'alaikum wr.wb.

Your Reply